“Publik berhak tahu dari mana asal uang Rp5,2 miliar tersebut. Apalagi, ini melibatkan pejabat kepolisian yang punya kewajiban memberi teladan,” tegasnya.

GEMAH berencana menyampaikan orasi di halaman depan Gedung KPK mulai pukul 10.00 WIB. Mereka juga akan membawa spanduk dan poster tuntutan, serta menyerahkan dokumen berisi kronologi dugaan kasus kepada bagian pengaduan masyarakat KPK.

Aksi ini diprediksi akan menarik perhatian publik, mengingat kasus dugaan kekayaan tak wajar aparat penegak hukum kerap menjadi sorotan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Shielvia maupun Adi Benny Cahyono belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan GEMAH.