Karena itu tindakan biro pers istana ini perlu dievaluasi oleh presiden bahkan bila perlu biro pers istana dicopot sebab bisa mencederai wibawa presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai sosok negarawan yang baru saja tiba dari PBB mengharumkan negara Indonesia dimata internasional sebagai negara demokrasi yang menjunjung hak kemerdekaan setiap negara di forum PBB.

“Maka seharusnya biro pers istana tidak menciptakan tindakan yang sangat keliru berpotensi mengganggu kerja kerja jurnalis yang dilindungi negara melalui UU pers.

Lebih jauh Mukhsin menilai program MBG Presiden Indonesia Prabowo Subianto adalah program yang sangat mulia dalam memperbaiki kebutuhan gizi murid sekolah sebagai penerus bangsa.

“Tetapi sangat disayangkan program MBG yang mulia ini dinodai oleh kelompok oknum orang-orang yang punya kepentingan merusak program MBG Presiden Prabowo Subianto,” tegas Mukhsin.