Teropongistana.com SERANG – Pelaksanaan lelang proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten kembali menuai sorotan tajam. Penetapan CV Kopi Pait sebagai pemenang tender pembangunan jembatan memicu polemik besar setelah muncul indikasi kuat manipulasi data administrasi dan ketidakjelasan domisili perusahaan.

Ketua Bidang Anti-Korupsi Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Banten, Agus Suryaman, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran lapangan menunjukkan alamat kantor perusahaan tersebut diduga fiktif. Dokumen Sertifikat Badan Usaha (SBU) pun tidak ditemukan dalam database resmi yang dapat diakses publik.

Kadin Kab. Tangerang: Perusahaan Tidak Terdaftar

Menanggapi kegaduhan ini, Wakil Ketua Umum Kadin Kabupaten Tangerang, Junaidi Rusli, ikut angkat bicara. Ia menegaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan internal, CV Kopi Pait tidak memiliki rekam jejak sebagai mitra resmi di wilayahnya.

“Kami sudah melakukan kroscek data keanggotaan. Saya pastikan bahwa CV Kopi Pait bukan merupakan anggota Kadin Kabupaten Tangerang. Nama perusahaan tersebut sama sekali tidak terdaftar dalam database kami,” tegas Junaidi Rusli dalam keterangan tambahannya, Senin (6/4).

Menurut Junaidi, legalitas keanggotaan di Kadin merupakan salah satu indikator profesionalisme sebuah perusahaan jasa konstruksi. “Jika di organisasi induk pengusaha saja tidak terdaftar, ditambah lagi isu alamat fiktif, maka patut dipertanyakan bagaimana verifikasi kualifikasi yang dilakukan oleh Pokja pemilihan,” imbuhnya.