📍 Jakarta • DKI Jakarta

Teropongistana.com Jakarta – Penyelenggaraan acara Employee Gathering 2026 yang digelar oleh Bank Jakarta di Jakarta International Convention Center pada Minggu (26/4/2026) menuai kritik tajam dari berbagai pihak. Acara yang menggunakan tempat pertemuan berkelas dan mengundang sejumlah seniman papan atas ini dinilai tidak tepat waktunya, apalagi dilakukan di saat kinerja keuangan dan kualitas layanan lembaga keuangan milik Pemprov DKI Jakarta tersebut sedang mengalami penurunan signifikan.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana, menjadi salah satu yang melontarkan penilaian tersebut. Baginya, alokasi anggaran untuk kegiatan seremonial berskala besar seolah tidak mencerminkan kondisi riil yang sedang dihadapi perusahaan.

“Acara employee gathering itu tidak seharusnya diselenggarakan di tengah kinerja Bank Jakarta yang sedang menurun. Bayangkan saja, mereka menyewa tempat yang tidak murah dan bahkan mengundang artis papan atas pula. Apakah hal ini menjadi kebutuhan utama saat ini?” ujar Justin dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Kritik itu dilandasi data laporan keuangan resmi yang menunjukkan tren penurunan laba bersih dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, Bank Jakarta mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,02 triliun. Angka tersebut kemudian merosot menjadi Rp779 miliar di tahun 2024, dan kembali terjun bebas menjadi hanya Rp330 miliar pada laporan keuangan tahun 2025.

“Dari laporan keuangannya saja sudah sangat jelas tergambar kondisinya. Laba yang terus menyusut drastis dari tahun ke tahun seharusnya menjadi peringatan keras bagi manajemen untuk lebih berhemat dan fokus pada pemulihan kinerja, bukan justru menggelar acara yang memakan biaya besar,” tegas Justin.