Sari juga menekankan bahwa program ini sangat mengedepankan nilai gotong royong. Apabila kebutuhan renovasi melebihi nilai bantuan yang diberikan, masyarakat didorong untuk menambahnya secara swadaya.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar dinding yang kokoh atau atap yang bagus, tetapi peningkatan kualitas hidup. Rumah yang layak berdampak langsung pada kesehatan keluarga, lingkungan yang lebih bersih, hingga meningkatnya produktivitas ekonomi warga,” jelasnya.

Komitmen Kawal Program, Lombok Timur Dapat 350 Unit

Politisi Dapil NTB II ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agar program BSPS benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh yang berhak. Khusus untuk wilayah Pulau Lombok tahun ini, alokasi mencapai 1.400 unit, di mana Lombok Timur mendapatkan porsi sekitar 350 unit.

Sari Yuliati juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang melanjutkan program pro-rakyat dari pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, keberlanjutan kebijakan ini menjadi kunci utama agar pembangunan tidak terhenti dan target nasional bisa segera tercapai.

“Jika program ini berjalan optimal dan merata, maka cita-cita menjadikan NTB yang mandiri dan sejahtera bukan lagi sekadar wacana, melainkan hal yang sangat mungkin kita wujudkan bersama,” pungkasnya.