Sementara itu, Sekretaris Jenderal PROJO, Freddy Alex Damanik, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan upaya menjaga ritme komunikasi yang sehat dan konstruktif.

“Dialog ini menunjukkan pemerintah selalu terbuka terhadap masukan untuk merespons isu-isu politik yang relevan demi kepentingan bangsa,” ujar Freddy.

Ia menambahkan, pertemuan ini pada dasarnya adalah silaturahmi biasa namun memiliki makna strategis untuk memperkokoh kerja sama.

“Pertemuan ini memperkuat sinergi berkelanjutan agar kita bisa terus bersama mengawal agenda besar pembangunan menuju Indonesia Maju,” tambahnya.

Diharapkan, melalui pertemuan ini stabilitas politik semakin terjaga dan visi pembangunan nasional dapat terus berjalan selaras dengan harapan masyarakat luas.