Tidak hanya, Polisi juga mendata adanya sejumlah fasilitas di stadion yang ikut dirusak massa, di antaranya area Akuatik dan ruang Video Operation Control (VOC).
Menurut Kombes. Pol. Cahyo Sukarnito, dalam pelaksanaan pertandingan, aparat Kepolisian mengerahkan 850 personil pengamanan dari berbagai fungsi, di jajaran Polda Papua. Disinggung terkait dengan adanya dugaan kelompok kelompok yang menunggangi aksi kerusuhan tersebut, Kabid Humas Polda Papua mengatakan bahwa saat ini masih dalam proses penyidikan, dan pengumpulan alat bukti, sehingga pihaknya masih belum bisa memastikan hal tersebut.

“Kita masih mengumpulkan alat bukti termasuk keterangan dari pihak-pihak yang diamankan dan saksi-saksi, fokus Polisi saat ini adalah pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar stadion,” tegas kabid Humas Polda Papua.
Ditambahkan Kabid Humas Polda Papua, pasca kejadian kerusuhan di Stadion, aparat Kepolisian sudah mengamankan 14 orang, dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan klarifikasi terkait dugaan keterlibatan dalam kerusuhan tersebut.

“Ke14 orang tersebut masih dalam proses pemeriksaan, kita masih menunggu hasilnya, yang jelas saat ini situasi di lokasi sudah kondusif,” tutup Kabid Humas Polda Papua.


