Teropongistana.com Jakarta – Momen Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD), lokasi ini berubah menjadi pusat edukasi dan perkenalan program strategis negara di kawasan Pintu 6 Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Minggu (10/5/2026). Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI menggelar kegiatan Pre-Event BPA Fair 2026, menjadi langkah awal dan rangkaian pemanasan sebelum kegiatan utamanya berlangsung secara besar-besaran pada 18 hingga 21 Mei mendatang.

Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata keterbukaan lembaga negara. Di tengah keramaian warga yang beraktivitas santai, BPA hadir mendekatkan diri ke masyarakat luas, memperkenalkan fungsi, peran, serta transformasi besar dalam mekanisme pengelolaan dan pelelangan aset negara.

Kepala BPA Kejaksaan RI, Dr. Kuntadi menjelaskan, pemilihan momen CFD sangatlah tepat. Ruang publik yang terbuka, santai, dan dihadiri beragam kalangan dianggap sebagai sarana paling efektif agar masyarakat lebih mudah memahami keberadaan dan tugas pokok BPA yang telah berdiri sejak dua tahun lalu.

“Faktanya, meski sudah banyak penjualan aset yang kami lakukan, masih banyak warga yang belum mengenal apa itu BPA dan apa fungsinya. Padahal, peran kami sangat besar dalam memulihkan kerugian negara dan mengembalikan hak korban dari tindak pidana. Lewat suasana santai seperti ini, kami ingin membuka diri, mengedukasi, dan mengajak masyarakat berpartisipasi langsung,” ungkap Dr. Kuntadi di lokasi acara, Minggu (10/5/2026)

Lebih dari sekadar perkenalan, BPA Fair 2026 menjadi bukti transformasi tata kelola aset negara yang kini lebih modern, transparan, dan mudah diakses. Berbagai barang rampasan dan aset negara yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkracht) disiapkan untuk dilelang, mulai dari kendaraan bermotor, tas bermerek, perhiasan, hingga logam mulia bernilai tinggi. Seluruh barang telah melalui proses kurasi ketat, terawat dengan baik, dan dipastikan sah secara hukum.

“Pengunjung bisa melihat langsung barang-barang lelang, memahami alur prosesnya, bahkan kami sediakan layanan pembuatan akun lelang on the spot dibantu petugas. Kami ingin ini menjadi kegiatan yang edukatif sekaligus menyenangkan, sehingga batas antara lembaga penegak hukum dan masyarakat semakin tipis,” tambahnya.