Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta akan membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan GOR Ciracas, Jalan Raya Bogor, pada tahun 2026.

JPO tersebut dirancang dengan mengusung tema yang mencerminkan kearifan lokal, sekaligus mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan menonjolkan karakteristik wilayah setempat. Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyatakan bahwa setiap desain JPO yang dibangun memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda dengan JPO-JPO yang telah dibangun sebelumnya.

“Pembangunan JPO tersebut sejalan dengan visi DKI Jakarta untuk menyediakan fasilitas publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis, sekaligus mencerminkan identitas lokal yang aman dan bersih,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Pramono menambahkan, seluruh JPO yang akan dibangun dirancang ramah bagi seluruh pengguna, termasuk lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Fasilitas pendukung seperti lift, Closed Circuit Television (CCTV), serta desain yang aman dan nyaman menjadi prioritas utama dalam pembangunan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menunjuk PT Pangindho Ham Mbue sebagai pelaksana pekerjaan dengan nilai kontrak sebesar Rp8.746.350.890. Proyek ini memiliki masa pelaksanaan selama 210 hari kalender. Sementara itu, PT Wahana Prakarsa Utama ditunjuk sebagai konsultan pengawas.

Direktur PT Pangindho Ham Mbue, Parulian Silalahi, menjelaskan bahwa pekerjaan pembangunan JPO GOR Ciracas dimulai pada 19 Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada 14 Desember 2026.