Ketelitian tersebut, lanjutnya, sangat penting dalam proses penyusunan Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Perintah Membayar (SPM) melalui aplikasi SIPD-RI guna menghindari kesalahan administrasi.
Tumiran juga mengimbau seluruh pejabat pengelola keuangan, termasuk Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK), bendahara pengeluaran, serta bendahara pengeluaran pembantu agar mengikuti Bimtek dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memahami seluruh materi yang diberikan.
Ia menambahkan, transformasi digital dalam pemerintahan kini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Meskipun Papua Tengah merupakan provinsi baru yang berusia sekitar tiga tahun, kita telah menunjukkan kemajuan dalam penerapan sistem pengelolaan keuangan berbasis digital. Papua Tengah bahkan sudah melangkah lebih maju dibandingkan sejumlah daerah lain di Tanah Papua. Ini menjadi bukti kerja keras kita bersama,” katanya.

Berdasarkan laporan Kepala BPKAD Papua Tengah, implementasi SIPD-RI berbasis SP2D Online menempatkan Papua Tengah sebagai salah satu provinsi yang bergerak cepat dalam digitalisasi pengelolaan keuangan daerah di wilayah Papua.
Sementara itu, Kepala BPKAD Papua Tengah, Alexander Manangsang, S.Sos., M.M., mengatakan transformasi digital merupakan kebutuhan strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang cepat, transparan, akuntabel, dan efisien.

Menurutnya, keberhasilan implementasi SP2D Online tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.
“Melalui Bimtek ini, peserta diharapkan memahami seluruh alur SP2D Online, menguasai penggunaan aplikasi sesuai ketentuan, meminimalkan kesalahan administrasi, serta menjaga keamanan transaksi elektronik,” ujarnya.

Alexander berharap implementasi SP2D Online dapat berjalan secara optimal sehingga mampu mempercepat pelaporan APBD, memperlancar pembayaran kepada penyedia barang dan jasa, meningkatkan efektivitas pengelolaan kas daerah, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Bank Papua Cabang Nabire, Husein Kamisopa, menyatakan dukungannya terhadap implementasi SP2D Online sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola keuangan daerah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan Bimtek SIPD-RI berbasis SP2D Online ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Bank Papua berharap implementasi pemerintahan berbasis elektronik dapat semakin optimal serta mendorong terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang profesional, transparan, dan akuntabel. (Abdullah)



