TEROPONGISTANA.COM – Peneliti Formappi ( Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia ) Lucius Karus mengatakan, Unggahan di akun media sosial DPD yang berisi masukan dari elemen masyarakat terkait sosok La Nyala yang adalah Ketua DPD 2019-2024 tentu merupakan sesuatu yang memprihatinkan.
Dukungan bagi La Nyala untuk menjadi capres tentu sah-sah saja. Wong siapapun warga negara bisa kok mengekspresikan mimpi atau meluapkan nafsu untuk menjadi calon presiden. Bahwa itu hanya mimpi atau nafsu tak tersalurkan itu urusan nantilah,” kata dia .
Nah Ketua DPD sebagai warga negara juga sah-sah saja membangun mimpi, melupakan nafsu untuk menjadi capres 2024. Ngga dosa kok mimpi jadi capres itu.
Masih kata Lasarus, Yang jadi persoalan ketika nafsu menjadi capres bagi Ketua DPD tetiba menjadi urusan lembaga? Apa coba repevansinya? Apa coba pentingnya sesuai dengan tugas dan fungsi DPD?
Baca juga :DPD Desak Sekjen DPR RI Tak Persulit Media Saat Liputan di Senayan



