Baca juga: PDI Perjuangan Bocorkan Sosok Capres Pilpres 2024

Dari sisi novelty, Tito menilai Hasto berhasil merumuskan Geopolitik Soekarno sebagai Progresif Geopolitic Coexistence dengan lima ciri pokok serta tujuh variabel pemikiran. Hasto berani maju dengan mengangkat geopolitik Soekarno sebagai sebuah teori, yang dapat menjadi dasar atau pondasi konsep pertahanan negara kita.

“Saya lihat dalam kesimpulan ini, pak promovendus (Hasto, red) sudah berani untuk menemukan teori baru. Karena berani mengimplementasikan pemikiran Bung Karno untuk konsep pertahanan negara yang berlaku saat ini,” ujar Tito.

“Dan dalam dunia akademik, nilainya kalau menemukan teori baru, itu kalau di British System namanya namanya ‘graduated with first class owner’, dalam bahasa kita disebut dengan summa cum laude,” tegas Tito.

Baginya, Hasto menguasai metode yang dipaparkannya dalam karya disertasinya.

“Ini menunjukan pak Hasto bukan doktor kaleng kaleng, saya kira begitu,” imbuh Tito.