TEROPONGISTANA.COM – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ,( BPI KPNPA RI ) melalui Tubagus Rahmad Sukendar meminta Kementeran Perdagangan dapat menekan harga sembilan bahan pokok menjelang bulan ramadan dan idul fitri. Hal ini ditegaskan Sukendar, mengingat harga Bahan Pokok dibeberapa daerah masih ada yang tinggi tidak sama dengan daerah yang lain nya.
“Banyaknya kartel-kartel mafia pangan yang terjadi di Indonesia tentu sangat dibutuhkan adanya ketegasan dari Kemendag dalam menekan harga sembilan bahan pokok di masyarakat dan keberadaan Satgas Pangan Polri yang bergerak cepat pro aktif untuk melakukan sidak pengecekan ke gudang-gudang serta pasar pasar modern dan tradisional sangat membantu masyarakat dalam keberadaan stok sembako di pasaran.”ucap Ketua Umum BPI KPNPA RI Tubagus Rahmad Sukendar

“Satgas Pangan Polri sangat dibutuhkan dalam penindakan dan penekanan terhadap pemain atau kartel-kartel mafia pangan, tentu dengan adanya Satgas Pangan Polri yang telah bergerak cepat dan bekerja keras. Mereka harus terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di masyarakat agar harga-harga tetap stabil,” ungkap Tubagus Rahmad Sukendar – Ketum BPI KPNPA RI kepada awak media, Rabu (30/3).
Baca juga : Bersembunyi 13 Tahun, Terpidana Korupsi PT Sinar Kakap Diringkus Tim Kejagung
Dijelaskan Sukendar, Keberadaan Satgas mafia pangan Polri sangat bermanpaat dan mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat , Satgas Pangan Polri bisa tegas dalam mengawal harga kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan yang biasa merangkak harga-harga menjelang Ramadhan agar tidak boleh melambung terlalu tinggi peran dari Satgas Pangan jelas diperlukan dalam mengawasi harga-harga kebutuhan pokok.
“Satgas Pangan Polri harus bekerja keras dan maksmal, mereka harus bisa berinergi dengan Bulog agar bisa menstabilkan harga-harga kebutuhan pokok agar tak melambung tinggi,” ujar Tb Rahmad Sukendar.




