Kidung Tirto juga mengapresiasi ajakan Presiden Jokowi di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 untuk mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan yang kian menjadi dan mengancam negara berkembang. “Pangan adalah Hak Asasi Manusia yang paling dasar. Krisis pangan merupakan bencana kemanusiaan yang harus dicegah,” ungkapnya.

Dia mendoakan misi perdamaian Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia membuahkan hasil, sebab bukan hanya dapat mencegah korban tidak berdosa melainkan juga mencegah krisis pangan dan ekonomi dunia semakin memburuk.

Selain mendukung langkah Presiden Jokowi di kancah internasional, Kidung Tirto mengapresiasi reshuffle kabinet pada 15 Juni lalu, khususnya pergantian Menteri Perdagangan dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Dia menilai kebijakan Presiden Jokowi sudah tepat dan sesuai dengan kondisi aktual yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, antara lain masalah pangan dan pertanahan. Budayawan yang kerap memberikan wejangan ke birokrat dan pengusaha ini beharap Mendag Zulkifli Hasan dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dapat menunaikan tugas dari Presiden Jokowi dengan baik.

Selain itu, dia mengingatkan agar para wakil menteri yang baru benar-benar dapat berperan secara maksimal mendukung kinerja kabinet Indonesia Maju. “Presiden dan Menteri tentunya akan memonitor kinerja Wamen. Mereka yang tidak kompeten dan berpolitik praktis sebaiknya diganti agar tidak menjadi beban kabinet,” ujarnya. (Red)