Baca Juga : Erick Thohir: Rest Area Dukung Pelaku Usaha Halal Berkembang
lanjut Dia,“Emang, pemimpin di negeri ini sudah tidak ada lagi ya! Emang negeri ini hanya ada Pak. Iskandar ya. Kan masih banyak relawan lain yang bisa menjadi komisaris di BUMN atau Direksi,” Tanya Fritz
Kemudian, ia melanjutkan, tugas dan tanggung jawab di kesetjenan DPR RI saja cukup banyak. Sudah tentu membutuhkan konsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tersebut.
“Pada hal, tugas dan fungsi Sekjen DPR RI cukup banyak. Sehingga menurutku, Bapak Iskandar sebaiknya konsentrasi atau fokus selesai saja disitu. Kalau sudah rangkap jabatan Komisaris begini, dikhawatirkan akan terjadi konflik kepentingan dan kerjanya gak beres atau gak optimal,” jelas Fritz.
Disisi lain, ia menambahkan, Erik Thohir gagal dalam memberdayakan SDM rakyat Indonesia. Erik Thohir gagal dalam merekrut para relawan yang sudah berdarah-darah di pemilu 2019.
“Intinya, Bapak Erik Thohir gagal merekrut dan bahkan telah mengecewakan para relawan yang sudah berdarah-darah mengantarkan Bapak. Jokowi jadi presiden,”pungkas Dia
“Bukan hanya Pak Iskandar saja yang rangkap jabatan komisaris, ada juga Mantan Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mendapatkan empat jabatan dibarisan komisaris. Ini juga perlu diberhentikan dan menggantikan figur dari relawan yang telah berdarah-darah dalam memperjuangkan atau mengantarkan Bapk. Jokowi jadi presiden,”usul Dia.
Ia meminta, selain Sekjen DPR RI yang diusulkan untuk diberhentikan dari komisaris, Erik Thohir juga, harus diberhentikan dari jabatan Menteri BUMN.
“Saya menyarankan, selain Sekjen DPR yang harus diberhentikan dari Komisaris. Bila perlu, Pak Erik juga diberhentikan dari jabatan Menteri BUMN” tuturnya.






