“Pada kesempatan yang sangat luar biasa ini, saya mengajak seluruh elemen kader mengedepankan sikap moderat dan toleransi dalam menghadapi segala situasi politik di tanah air. Sehingga polarisasi yang disebabkan isu SARA tidak terjadi lagi didalam kontestasi politik yang akan segera datang”. pungkasnya

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Pancasila oleh Ketua Umum Gema Konghucu Kris Tan dan pembacaan Sumpah Pemuda oleh Ketua Umum Gema Mathlaul Anwar Ahmad Nawawi. Dilanjutkan, Deklarasi sekaligus Peluncuran Program Pemuda Negarawan Menuju Indonesia Emas 2045 yang dibacakan secara bergantian oleh Bendahara Umum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketua Umum GAMKI Willem Wandik, Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketua Umum Gemabudhi Bambang Patijaya, Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketua Umum PERADAH I Gede Ariawan, Ketua Umum GEMAKU Kirstan, Ketua Umum GPII Masri Ikoni, dan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto.

Isi Deklarasi itu yakni:

Kami Pemuda Negarawan Lintas Agama:

1. Memiliki pandangan Nasionalis dan Berketuhanan Yang Maha Esa serta menjadi garda depan dalam mengawal kepentingan bangsa dan negara berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

2. Memiliki kapasitas dan integritas untuk mengajarkan serta mengamalkan nilai-nilai dan moral Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

3. Mengedepankan nilai etik politik kebangsaan dan kenegarawanan yang merupakan ciri khas demokrasi Indonesia yang bermartabat.

4. Memperkuat gerakan nilai-nilai moderasi beragama, serta membangun masyarakat yang berpegang teguh pada prinsip toleransi, solidaritas, dan gotong royong.

5. Menyuarakan isu-isu strategis nasional dan internasional serta berperan aktif dalam membangun masyarakat, bangsa, dan negara menuju Indonesia Emas 2045.