Teropongistana.com Jakarta – Kita kembali memperingati Hari Kesaktian Pancasila, hari bersejarah yang membuktikan betapa ‘sakti’ nya Pancasila, sebagai ideologi dan falsafah kehidupan bagi segenap bangsa, rakyat dan negara Indonesia.

Lebih dari setengah abad lalu, Kesaktian Pancasila di uji dan teruji menyelamatkan bangsa ini dari bahaya laten komunis yang menjadi satu dari beragam persoalan besar negara, dimana situasi sosial kemasyarakatan kala itu sangat rentan terfragmentasi. Ujar H. Firli Baruri Ketua KPK dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Jakarta Jum’at, 1 Oktober 2021.

Baca JugaGubernur Serahkan Hadiah Sayembara Tugu PamulangSenin, 27 September 2021
Gubernur Serahkan Hadiah Sayembara Tugu Pamulang

Firli menuturkan bahwa dari cerita dan catatan sejarah serta rentetan peristiwa kelam laten komunis yang mengancam keutuhan dan masa depan republik ini, maka dapat kita simpulkan  bahwasanya Kesaktian Pancasila bukan sekedar jargon apalagi dijadikan ajian mandraguna untuk menghadapi berbagai permasalahan besar bangsa.

Iklan

Pancasila benar-benar sakti dan berdayaguna bagi kehidupan, keutuhan dan masa depan negara, apabila Ruh yang terpancar dari 5 butir Pancasila, senantiasa dijaga dan mengisi sukma serta relung jiwa setiap anak bangsa di republik ini.

Baca JugaSaatnya Tokoh Muda Memimpin PBNUSenin, 27 September 2021
Saatnya Tokoh Muda Memimpin PBNU

“Untuk itu, tanpa harus merubah fundamentalnya, Ruh Pancasila terbukti mampu memberikan kekuatan bagi bangsa ini dalam menghadapi tantangan, dinamika serta ragam persoalan negara sejak zaman dulu hingga masa kini”.

Setelah teruji menjadi solusi pengentasan laten komunis di masa lalu, Ruh dari Kesaktian Pancasila sangat kita butuhkan untuk menangani laten korupsi yang sifatnya mirip-mirip Covid-19 karena kerap berevolusi, mampu bermutasi dan beradaptasi hingga dapat terus hidup dari masa ke masa, terang Firli.