TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Terkait bocornya data nomor ponsel sebanyak 1,3 Miliar dan khususnya 325 juta di Indonesia diduga kuat berhasil diretas oleh hacker yang belum diketahui siapa pelakunya. Perihal tersebut memancing loyalis Presiden Jokowi angkat bicara.
Menurut Sekretaris Jenderal Kornas-Jokowi, Akhrom Saleh kebocoran data tersebut memperlihatkan lemahnya proteksi (perlindungan) data pribadi oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi terhadap data pelanggan dalam negri.

Untuk itu pihaknya meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi agar memperkuat pertahanan internalnya dengan merekrut orang-orang yang kompeten dibidangnya. “Banyak anak negri ahli IT (programer) yang jago-jago yang enggak kalah dengan SDM luar negri,” ujar Sekjen Kornas-Jokowi, Akhrom Saleh, Jumat (9/9/2022).
Baca juga :Paham Radikalisme Gangu Objek Vital, Relawan Minta Polisi Tindak Tegas
Selain itu ia juga menilai bahwa Menteri dan jajaran khususnya Dirjen Aptika Kemenkominfo masih lemah dalam menentukan _road map_ seperti apa pertahanan dan perlindungan data pribadi penduduk Indonesia ke depannya.




