“Presiden Joko Widodo memastikan kesiapan pasukan di pos perbatasan dalam menjaga kedaulatan Indonesia. Sekaligus memastikan kondisi mereka senantiasa dalam keadaan baik, mendapatkan perhatian penuh dari negara. Serta memastikan infrastruktur untuk pertahanan dan keamanan, maupun infrastruktur penunjang lainnya sudah tersedia dengan dengan layak,” jelas Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan, Upacara Peringatan HUT ke-77 TNI juga dimeriahkan atraksi pesawat TNI AU berupa fly pass dari pesawat F16 dari Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru, Riau. Helikopter TNI AU Caracal dan Super Puma, helikopter Apache TNI AD, dan helikopter Panther dari TNI AL, yang membawa dua bendera, bendera Merah Putih dan bendera trimatra TNI. Hingga aerobatik dari pesawat Jupiter.
“Ada juga defile pasukan TNI dan sekitar 63 alat tempur terbaru milik TNI dari produksi dalam dan luar negeri. Defile dimulai dari depan Istana Merdeka sampai ke Bundaran Hotel Indonesia (HI). Melalui kegiatan ini, masyarakat diberi kesempatan menyaksikan 63 alat tempur terbaru yang dimiliki TNI. Pameran ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI kepada rakyat karena semua alutsista tersebut dibeli dari pajak uang rakyat,” pungkas Bamsoet.



