Teropongistana.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga penerima brevet penghargaan Wing Kehormatan Penerbang Kelas 1 dari TNI AU serta Brevet Hiu Kencana sebagai warga kehormatan TNI AL turut bangga dengan perjalanan 77 tahun TNI. Sebagaimana terlihat dari survei Litbang Kompas, mayoritas responden atau sekitar 92,7 persen menyatakan kepuasan pada peran TNI menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan NKRI.
Momentum peringatan HUT ke-77 TNI pada 5 Oktober 2022 dengan slogan ‘TNI adalah Kita’, harus dijadikan momentum bagi TNI untuk semakin dekat dengan rakyat, karena sejatinya TNI lahir dan tumbuh dari rakyat.
“Kedekatan TNI dengan rakyat salah satunya pernah diperlihatkan dalam keterlibatan TNI menangani pandemi Covid-19. Khususnya dalam membantu penegakan protokol kesehatan, serta pengamanan dalam distribusi dan percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat.
TNI juga giat melakukan bakti sosial di masyarakat, dari mulai mendistribusikan sembako, hingga membantu perbaikan infrastruktur yang rusak,” ujar Bamsoet usai menghadiri Upacara Peringatan HUT ke-77 TNI, dipimpin Presiden Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara, serta Kolonel Laut (PM) Erwin Kasirun sebagai Komandan Upacara, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/10/22).
Turut hadir antara lain, Wakil Presiden KH Maruf Amin, Presiden ke-5 Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MA Syarifuddin, Ketua BPK Isma Yatun, Ketua KY Mukti Fajar Nur Dewata, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Budi Gunawan, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, KSAL Laksamana Yudo Margono, dan KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo.
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, usai memimpin upacara peringatan HUT ke-77 TNI, Presiden Joko Widodo melakukan video conference dengan para prajurit yang bertugas di empat lokasi terluar dan terdepan Indonesia, yakni di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong (Kalimantan), satuan tugas penjaga keamanan pulau terluar di Sangihe-Talaud (Sulawesi), perbatasan RI-Papua Nugini sektor selatan di PLBN Sota (Merauke, Papua), serta perbatasan antara RI dan Timor Leste di PLBN Motaain (Nusa Tenggara Timur).





