Ia juga berharap dengan dibukanya shoowroom kendaraan motor listrik di wilayah Banten tersebut bisa memenuhi kebutuhan kendaraan listrik dengan harga terjangkau.
“Dan tentunya memiliki kualitas terbaik untuk seluruh lapisan masyarakat umum ataupun pemerintahan maupun badan dan lembaga lainnya. Karena motor listrik kami benar-benar berkualitas, praktis, murah, hemat dan merakyat,” papar Setiaji.

Saat ini, kata dia lagi, produk kendaraan motor listrik (Molindo) sudah siap dipasarkan. Menurutnya, karena masih perdana pihaknya baru memproduksi sekira 1500 unit motor di tahun 2022.
“Untuk tahun depan kita siap memproduksi 5000 unit motor,” ujarnya.
Selain motor listrik, pihaknya juga tengah mengembangkan kendaraan mobil listrik untuk kendaraan pribadi atau sehari-hari hingga jenis bus
“Kita rencanakan untuk kendaraan mobil tersebut di tahun 2023, demi terus menciptakan alam yang sehat dan baik untuk masyarakat Indonesia,” urai Setiaji.

Adapun keunggulan-keunggulan motor listrik produk Molindo ini antara lain, bateri litium 72V/20A untuk semua type. Kemudian mesin 1000 – 2000 watt brushless DC serta memiliki banyak fitur dan digitalisasi.
“Jadi masyarakat tak perlu khawatir lagi karena produk kami paling hemat dan murah. Untuk rumahan dengan daya 900 VA sudah bisa untuk charge motor Molindo,” terang dia.
Selain itu, motor listrik ini memakan energi kurang lebih total 2,6 Kwh selama 4 jam untuk charger full baterai, akan mampu pada 60-70 kilometer per jam dengan total biaya listrik maksimal Rp.4000.
“Charger tidak memakan daya besar dan bisa langsung ke stop contact dimanapun dengan adaptor yang simple untuk dibawa kemana mana seperti memakai gadget,” demikian Setiaji. (Nanang)





