
“Komunikasi di kabupaten, provinsi hingga pusat harus terus dilakukan karena nanti semua disini harus divaksin untuk menaikkan imunitasnya,”kata Syahrul.

Bersamaan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Provinsi Banten, Agus Tauchid mengkonfirmasi perhari ini 19 Mei 2022 Provinsi Banten dari 8 kabupaten kota tidak ada kasus gejala positif wabah PMK.
“Sebelumnya memang kondisi terakhir 2 ekor sapi suspect terkonfirmasi hasil PCR positif namun saat ini setelah dirawat data sudah menunjukkan perkembangan positif sapi dinyatakan sembuh,”ucap Agus.
Agus menerangkan bahwa sebelumnya sapi yang dinyatakan positif merupakan sapi yang didatangkan dari daerah jawa. Saat mendapat laporan wabah PMK, pemerintah langsung melakukan mengobatan serta melakukan tes PCR untuk sapi lainnya sehingga antisipasi bisa segera dilakukan.
“Kami juga pastikan Pak Menteri Insyahallah untuk kondisi Idul Adha kebutuhan ternak sapi sudah dipersiapkan dengan baik dan sapi dinyatakan sehat,” tutup Agus.




