Teropongistana.com Yogyakarta – Pendidikan Islam harus berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak hanya bicara tentang Iman dan Taqwa. Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dalam Pengajian Ramadan 1444 H di Yogyakarta, ketertinggalan Islam dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan konsekuensi dari kecelakaan sejarah di masa lampu.

Syamsul mengatakan bahwa pada abad kesepuluh dan sebelas (945-1055 M), dunia Islam dikuasai kalangan Syiah. Selama 110 tahun Dinasti Buwaihiyah yang bersekte Syiah ini mengendalikan istana Kekhialifahan Abbasiyah. Pada waktu itu, Khalifah tak lebih dari sekadar simbol legitimasi politik, sementara tampuk kekuasaan yang sesungguhnya dikendalikan para amir di bawah Dinasti Buwaihi.

Baca JugaPuskagro Tangerang Dinilai Satya LencanaRabu, 29 Maret 2023
Puskagro Tangerang Dinilai Satya Lencana

Baca juga : Nur Rahma Amini dan Yuniar R. Yoga Pimpinan PWA Sumut 2022-2027

 

Wilayah di luar istana Abbasiyah, berdiri megah Dinasti Fatimiyah. Setelah mereka berhasil menguasai sebagian kawasan Afrika Utara bahkan sempat mendiami tanah Haram di Madinah, tujuan selanjutnya dan paling utama adalah menguasai Baghdad yang menjadi pusat kekuasaan Dinasti Abbasiyah. Berkali-kali mereka melakukan propaganda, baik dengan aksi teror maupun debat terbuka.

Setelah 110 tahun Kekhilafahan Abbasiyah dikendalikan Dinasti Buwaihiyah dan berada di bawah bayang-bayang Dinasti Fatimiyah, pergerakan mereka secara politik perlahan mulai meredup. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan Dinasti Saljuk dari Turki untuk menguasai Baghdad, dan meneguhkan kembali dominasi Sunni di seluruh wilayah Kekhilafahan Abbasiyah.