“Kami semua mengecek kesiapan anggota karena tahun ini kendaraan roda dua tidak dilayani di Pelabuhan Merak tetapi dilayani di Pelabuhan Ciwandan, karena ini hal baru maka kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik,” jelas Rudy.
“Oleh karena itu kami memutuskan untuk melakukan pengecekan mulai dari Balaraja hingga pelabuhan Ciwandan, karena kita ingin tahu kesiapan anggota terkait lajur pemudik yang akan menyebrang khususnya kendaraan bermotor dari Ciwandan ke Bakaheuni,” tambah Rudy.
Rudy mengatakan pihaknya sudah melakukan antisipasi jam operasional kereta api. Menurut Rudy, terdapat beberapa kendala baik perlintasan kereta api kami sudah antisipasi jam operasional kereta api sampai pelabuhan Merak berhenti di stasiun Cilegon dan nantinya akan ada sutle bis yang akan menjemput para pemudik yang akan menyebrang melalui pelabuhan Merak.
“Kami sudah mencoba bagaimana proses tiketing disini, dan saya harapkan kepada pemudik untuk benar-benar menyiapkan tiket satu hari sebelumnya, pada saat berangkat ke pelabuhan Ciwandan harus sudah mempunyai tiket agar tidak menghambat,” kata Rudy.
Rudy berpesan kepada para pemudik agar selalu berhati-hati saat perjalanan.
“Saya ingatkan di pelabuhan Ciwandan khusus kendaraan roda dua dan truk, untuk pemudi agar selalu hati-hati karena akan berbarengan kendaraan roda dua dengan truk dan perlu kewaspadaan yang lebih, dan kami TNI-Polri dan Forkopimda serta pemerintah Provinsi akan ada dilapangan, perlintasan, dan jalur akan menjaga pemudik,” tutup Rudy.
