TeropongIstana.com, Yogyakarta | Ciri utama perempuan berkemajuan adalah berada di tengah.

Sehingga memungkinkannya berdialog dengan golongan yang ada di kanan atau kiri. Berada di tengah dari dua kutub ekstrim inilah Aisyiyah mesti bergerak dinamis.

Haedar Nashir menyampaikan hal tersebut dalam acara peringatan Milad Aisyiyah ke-106 yang berlangsung di Amphitarium Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jum’at, 19 Mei 2023.

Baca Juga : FK UMSU Terus Cetak Dokter Islami Demi Hadapi Persaingan Era Global

Pesan ini terucap bukan tanpa alasan. Pasalnya posisi perempuan selalu termarjinalkan dan terdiskriminasi di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengamini hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah pun mendorong Aisyiyah untuk segera melakukan akselerasi gerakan berkemajuan di berbagai bidang dan tingkatan.