“Mohon izin saya mewakili Panglima TNI yang seyogyanya akan hadir, karena beliau saat ini sedang berada di Papua bersama Bapak Presiden Republik Indonesia,” katanya. Namun disampaikan pesan Panglima sebelum Kapuspen berangkat, bahwa Panglima sangat mendukung pembangunan pendidikan Jatidiri Bangsa ini.
“Saya sangat bersyukur bangga dan akan mendukung penuh begitu juga dengan Panglima TNI, kemarin sudah saya sampaikan rencana pembangunan Pesantren ini, beliau sangat mendukung penuh. Diharapkan nanti mungkin beliau akan datang langsung, berinteraksi langsung dengan Pak Kyai untuk rurut mendoakan bagaimana percepatan pembangunan dan penyelesaian berbagai masalah di bangsa ini,” paparnya.
Sebagai penutup dalam sambutan Kapuspen tegaskan kembali beliau sangat bangga dan bersyukur. “Sekali lagi terima kasih kepada semua yang berada disini. Ini amazing banget, sangat-sangat amazing bagi saya, bagaimana seluruh semesta mendukung kegiatan ini,” tegasnya langsung disambut riuh tepuk tangan.

Apa itu Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia, Romo Kiai Muhammad Muchtar Mu’thi dalam rangkaian pitutur luhurnya di hadapan para tokoh lintas agama dan pejabat sempat menegaskan bahwa Pesantren Jatidiri Bangsa bukanlah pesantren keagamaan.
“Perlu kami sampaikan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia ini bukanlah pesantren keagamaan tapi pesantren kebangsaaan. Jadi disini tidak akan diajarkan ilmu fikih, ushuluddin, tidak. Pesantren ini nanti mengajarkan kesadaran berbangsa,” tegas Kiai Muchtar Mu’thi sang penggagas Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia.
Lebih lanjut dikatakan, karena bangsa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku agama maka semua yang berbeda boleh ikut belajar.
“Oleh karena bangsa Indonesia ini terdiri dari berbagai suku agama, maka bagi yang menginginkan belajar di sini apapun agama, keyakinan dan sukunya, boleh. Waktu belajarnya tidak lama, mungkin 7 atau 10 hari selesai,” tambahnya.
Usia memberikan peletakan batu pertama, Kapuspen dalam wawancara kepada awak media menyampaikan, mungkin Pesantren Jatidiri Bangsa ini akan dibangun di berbagai wilayah di Indonesia.
“Harapannya Pesantren Jati Diri Bangsa tumbuh di daerah-daerah lain. Rencananya ada 120 lagi kita bangun pesantren kebangsaan,” tegas Laksamana Muda Julius Widjojono.
Senada dengan Kapuspen TNI Ketua Harian Situs Bung Karno juga menyampaikan, bahwa memang ada rencana akan membangun Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia di berbagai daerah.
“Romo Kiai Muchtar Mursyid Shiddiqiyyah pernah menyampaikan akan membangun 120 pesantren Jatidiri Bangsa di berbagai daerah, jadi, mungkin akan dibangun bersama TNI,” ujar Kus Hartono Jum’at 07 Juli 2023.



