“Sehingga, roti dapat bertahan hingga 4 (empat) hari,” ujarnya.
Dia menambahkan, salah satu kendala untuk menjual adalah di pemasarannya. Walau begitu, permintaan sudah mencapai 1.000 per hari. Dan itupun masih dalam area lapas.
“di dalam lapas, kami jual dengan harga Rp. 5 ribu per pcs. Dalam produksi roti ini, kami kemas sedemikian rupa hingga kualitasnya berani,” Ujar Kasubsi Giatja Bapak Faris Sujarwo.
Ia menjelaskan, dengan tekstur lembut, dan beberapa varian yang dibuat, diantaranya isi coklat, kacang, keju, dan lain-lain, roti ini enak disantap dalam keadaan masih hangat dengan ditemani kopi.
“Jadi, seperti roti ala cafe,” pungkasnya. (Erik)








