Untuk itu kata Musa, pihaknya berharap pimpinan fraksi di DPRD Lebak, tahu etika dan menahan diri untuk tidak intervensi PDIP.
” Siapapun yang ditetapkan sebagai Ketua DPRD Lebak, itu atas dasar pertimbangan pimpinan partai politik.” ucap Musa.

Diketahui , berdasar informasi nama Juwita Wulandari, anak dari politisi senior PDIP Ribka Tjiptaning menguat untuk mengisi posisi Ketua DPRD Lebak. Padahal, Juwita tidak diusulkan DPC PDIP Lebak untuk menjadi calon Ketua Dewan. Tiga nama yang diusulkan PDIP Lebak, yakni Junaedi Ibnu Jarta, Dimas, dan Ijah Khodijah.
Di tengah menguatnya nama Juwita, pada 13 September 2024, Junaedi Ibnu Jarta yang digadang-gadang sebagai kandidat terkuat mengisi posisi Ketua DPRD Lebak, melakukan pertemuan dengan pimpinan fraksi-fraksi di DPRD Lebak.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bangbang dari Gerindra, M Agil Zulfikar dari Gerindra, Saleh dari Golkar, Acep Dimyati dari PKB, Asep Nuh dari PPP, Yanto dari NasDem, dan Yayan Ridwan dari PKS. (Dede)





