Teropongistana.com Sumatra Utara – Lesmana H meminta keadilan kepada Polri seorang wartawan media online meminta keadilan kepada bapak kapolri, bapak Kapolda Sumatra Utara supaya menindak tegas para pelaku penganiayaan wartawan pada tahun 2022 yang diduga dilakukan oleh Boss Tambang Ilegal (PETI) di lokasi tambang Desa Tangga Bosi Bukit Siayo, Kabupaten Mandailing Natal Sumatra Utara, 8 Maret 2025.
Dikatakan Korban Lesmana Helawa, Kapolres madina sektor Polsek Siabu tidur dalam menangani penganiayaan Waratawan 2022 diduga oleh bos tambang ilegal.
“Kapolres mandina sektro Polsek Siabu tidur dalam menangani pelaku penganiayaan wartawan yang sudah 3 tahun terjadi sampai sampai sekarang 2025 pelaku bebas berkeliaran, sampai berita dinaikan Polres madina sektor polsek siabu tidak bisa menangkap pelaku bahkan pelakunya sering bermain tik-tok dengan tumpukan uang hasil tambang ilegal, nomor Hp pelaku aktif bahkan sering mengancam korban.
Dikatakan Lesmana saya menduga kuat mulai dari Kepala desa muara batang gadis dan dinas terkait ikut serta melindungi pelaku karena menerima setoran dari pelaku.
Sehingga mereka ikut melindungi pelaku penganiayaan. Harapan korban supaya segera di tangkap dan oknum yang terlibat segera di copot dari jabatanya.
Awal kejadian para pelaku penganiaya bertanya, “mana wartawan” lalu korban menjawab, apa bang tanpa basa basi pelaku dan kawan-kawannya memukuli korban sehingga bagian belakang kepala korban luka robek.



