Teropongistana.com Jakarta – Menanggapi penetapan tarif impor kepada China sebesar 245 persen, yang disebut Amerika sebagai tindak balasan atas pengumuman pemerintah China yang memberikan tarif 125 persen untuk Amerika, Pengamat Politik Amerika Jerry Massie menilai China tidak akan sanggup untuk menjalani ‘perang’ tarif yang dibangun oleh Donald Trump selaku Presiden Amerika Serikat.

Jerry mengungkapkan PDB per kapita China cuma 1/7 dari PDP per kapita Amerika Serikat. Sehingga dengan penetapan angka tarif tersebut, ia memperkirakan kelas menengah China langsung ‘mabok’.

Ia menyebut, PDB Amerika masih sulit tertandingi, yaitu 30.34 triliun Dollar Amerika atau pertumbuhan riil 2,2 persen atau PDB per kapita 57.910 Dollar Amerika. DIbandingkan dengan China, PDB-nya hanya 19.53 triliun Dollar Amerika, dengan pertumbuhan riil 4,5 persen dan PDB per kapita 13.870 Dollar Amerika.

“Bagaimana pun, tarif yang ditetapkan akan mempengaruhi barang-barang Amerika yang masuk ke Tiongkok. Mungkin buat kelompok high-income masih affordable. Tapi untuk menengah ke bawah pasti aka berat untuk mereka. Saya perkirakan, Amerika akan bisa di atas angin untuk tarif impor ini,” kata Jerry, Kamis (17/4/2025).

Salah satu aspek yang dinilainya mendorong kemenangan negoisasi tarif Amerika adalah banyak produk komputer China yang masi mengandalkan barang-barang dari Amerika Serikat.

“Software dan hardware serta Windows 11, AMD, processor (Intel Core 5,7), motherboard NIVIA, AMD, kalau itu dicabut, bisa mati semua komputer Cina,” ujarnya.