Parlemen Prefektur Mie, lanjutnya, menawarkan dan ingin menindaklanjuti kerjasama antar provinsi terkait dengan tenaga kerja.

“Kami menyambut baik. Insya Allah kami menindaklanjuti,” ungkap Andra Soni.

Dikatakan, dari penjajakan itu, Pemprov Banten akan memaksimalkan Balai Latihan Kerja (BLK) yang dimiliki.

Andra Soni juga mengutip penilaian Menteri Perlindungan Pekerja Migran lndonesia Abdul Kadir Karding bahwa BLK Provinsi Banten menjadi salah satu BLK yang bisa dioptimalkan dalam rangka mendidik dan melatih tenaga kerja. Salah satunya tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri.

Dalam kesempatan itu Mr Inagaki mengungkapkan, dirinya mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Pusat untuk mengawali kerjasama di Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Banten.

“Pertama yang paling bagus mulainya dari Provinsi Banten dulu,” ucapnya.

Dikatakan, Prefektur Mie juga memiliki industri. Namun mereka mengalami kekurangan SDM karena masyarakatnya sudah memasuki usia tua.

“Di sisi lain, Provinsi Banten memiliki populasi banyak dan masih muda – muda. Jadi diharapkan anak-anak muda Provinsi Banten diharapkan dapat mengisi kekurangan SDM di Jepang,” pungkasnya.