Dia berharap, sosok jaksa agung penganti Burhanudin harus mampu melakukan penegakan hukum khususnya kasus korupsi tanpa merasa takut adanya serangan koruptor dengan meminta perlindungan dari unsur aparat negara atau TNI.

“Karena jaksa agung punya kekuatan super besar dari kekuatan kedaulatan rakyat, asalkan jaksa agung mampu mewujudkan harapan rakyat terhadap penegakan hukum khususnya kasus korupsi yang sudah semakin merajela di negeri ini, jadi harus memakai kekuatan dukungan rakyat,” katanya.

Mukhsin menegaskan bahwa kedaulatan rakyat adalah kekuatan utama Jaksa Agung dalam memberantas korupsi bukan kekuatan lain. Bahkan seorang jenderal polisi pun bisa diproses hukum karena dorongan rakyat.

“Yang mengharapkan perubahan konstitusi atau reformasi adalah gerakan kekuatan rakyat. Yang mengharapkan penegakan hukum terhadap para koruptor adalah kekuatan rakyat, dan contoh kecil keadilan penegakan hukum karena kekuatan rakyatlah kasus Sambo tidak bisa di bendung oleh institusi Polri, sehingga seorang Sambo yang berpangkat jenderal bintang tiga tidak bisa lolos dari jeratan hukum,” tandasnya.

Bahkan, kata Mukhsin, Prabowo pun sebagai kepala negara juga meletakkan kekuatan pemerintahannya di tangan rakyat.

Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan bahwa kekuasaan dan kedaulatan berada di tangan rakyat sepenuhnya. Sehingga, dalam menjalankan kepemerintahan, menurut Presiden Prabowo harus untuk kepentingan rakyat.

Maka menurut Mukhsin, Presiden Prabowo harus bisa memberi kepercayaan kepada seorang Jaksa Agung agar tidak ragu-ragu atau rasa takut terhadap para koruptor bila ada sinyalemen yang muncul dari sekelompok tertentu bahwa ada gerakan perlawanan dari para koruptor.

“Jaksa agung tidak perlu gentar dengan isu-isu itu, jaksa agung  harus yakin kekuatan rakyat ada di balik jaksa agung dan Prabowo sebagai kepala negara,” ucapnya