Teropongistana.comJakarta – Indonesia membutuhkan sosok Jaksa Agung yang kuat. Karena itu pergantian Jaksa Agung ke depan krusial dalam rangka menopang penegakan hukum khususnya kasus korupsi pada pemerintahan Prabowo Subianto.

“Pergantian jaksa agung ke depan bisa jadi ukuran apakah institusi kejaksaan tetap mampu lebih baik atau sebaliknya, apakah bisa mempertahankan lembaganya konsisten terhadap penindakan korupsi meskipun jaksa agungnya baru atau tidak?” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) MataHukum, Mukhsin Nasir, kepada media, Senin (2/6).

Karena itu, Mukhsin berharap kehadiran jaksa agung baru pengganti ST Burhanuddin tak mempengaruhi konsistensi kejaksaan dalam pemberantasan korupsi. Unsur pimpinan lembaga Adhyaksa bisa mendorong jaksa agung sebagai pimpinan lembaga  tetap konsisten dalam penegakan hukum terutama kasus korupsi yang sangat diharapkan rakyat demi kepentingan negara.

Iklan

“Artinya kekuatan lembaga Adhyaksa ada di tangan kedaulatan rakyat bukan sekadar dari pengamanan aparat saja,” kata Mukhsin.

Tak hanya jaksa agung yang harus mendapat dukungan rakyat, kata Mukhsin, presiden sekalipun sebagai kepala negara juga kekuatannya dari kedaulatan rakyat.

“Kekuatan rakyatlah yang bisa menggulingkan suatu pemerintahan, meskipun kekuatan rakyat dihadang dengan pengamanan aparat negara tapi tidak akan mampu mengalahkan kekuatan kedaulatan rakyat,” kata Mukhsin.