Plt. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar upaya pengumpulan limbah, namun lebih dari itu, sebagai gerakan membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya peran kecil dalam merawat lingkungan.

“Kami percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Melalui program UCollect dan RVM, kami ingin menjadikan SPBU sebagai tempat masyarakat bisa berkontribusi langsung terhadap lingkungan,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat (6/6).

Program UCollect sendiri telah berjalan sejak Desember 2024 dan menjadi bagian dari inisiatif pengolahan minyak jelantah menjadi energi terbarukan, seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO).

Ega menambahkan, momen Hari Lingkungan Hidup ini menjadi ajakan terbuka bagi seluruh masyarakat: menjaga bumi bisa dimulai dari rumah, dari dapur kita, dari botol plastik yang biasa dibuang, dan juga dari pilihan bahan bakar yang ramah lingkungan seperti Pertamax Green 95. (Akbar)