Beberapa poin larangan dalam Ranperda KTR antara lain pelarangan penjualan rokok dalam radius 200 meter dari satuan pendidikan dan tempat bermain anak, larangan merokok di tempat hiburan, larangan memajang produk rokok, serta larangan iklan, promosi, dan sponsorship rokok seperti tercantum dalam Pasal 17 Ranperda tersebut.

“Apalagi di tengah perlambatan ekonomi saat ini, jangan sampai pasal-pasal dalam Ranperda KTR justru bertolak belakang dengan visi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian,” pungkas Budhyman.

Pansus KTR DPRD DKI Jakarta berkomitmen akan terus membuka ruang dialog agar regulasi yang dihasilkan dapat diterima oleh semua pihak dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat.