Teropongistana.com Banten — Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK 08) Banten, Mohamad Rohim, menyatakan dukungan penuh terhadap Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memberantas korupsi yang dinilai sudah berada dalam kondisi darurat nasional.
“Indonesia sedang dalam situasi darurat korupsi. Ketimpangan terjadi di mana-mana. Kami meminta Presiden Prabowo segera menginstruksikan aparat penegak hukum untuk bekerja lebih cepat, menuntaskan kasus-kasus besar, dan menangkap para pelaku korupsi tanpa pandang bulu,” tegas Rohim.

Menurutnya, dengan latar belakang militer, Presiden Prabowo diyakini memiliki keberanian tinggi dalam mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan bangsa dari jeratan korupsi. Ia juga menekankan pentingnya pengembalian uang negara yang telah dikorupsi untuk mendukung pembangunan nasional, (28/6).
GERAK 08 Banten rohim menyoroti bahwa korupsi memiliki dampak yang sangat merugikan, baik bagi individu, masyarakat, maupun negara. Dalam aspek ekonomi, korupsi menghambat pertumbuhan, memperluas kemiskinan, dan memperburuk kesenjangan pendapatan. Secara sosial, korupsi merusak pelayanan publik dan meningkatkan beban masyarakat miskin.

“Korupsi bukan hanya merugikan uang negara, tapi juga merusak tata kelola pemerintahan, menurunkan kepercayaan publik, dan melemahkan penegakan hukum,” ujar Rohim.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa korupsi juga berdampak pada kerusakan lingkungan, terutama melalui praktik-praktik ilegal seperti perambahan hutan dan pencemaran yang dibiarkan karena lemahnya pengawasan akibat suap dan kolusi.



