Teropongistana.com Lebak – Direktur Eksekutif Center Budget Analys (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta satpol PP dan Polisi untuk ikut menindak aktifitas galian c di Desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak tepatnya di jalan simpang keluar pintu Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Hal tersebut dilakukan karena sangat meresahkan pengendara roda dua dan roda empat yang melintasi jalur tersebut.
“Infromasinya galian c di depan pintu tol Mandala tersebut pernah memakan korban jiwa. Terus kenapa dibiarkan, pemerintah setempat kemana? Apa galian tersebut ada yang membekengi atau mereka memang sengaja tutup maka?,” Direktur Eksekutif Center Budget Analys (CBA) Uchok Sky Khadafi, Minggu (13/7/2025)
Namun, Uchok pun mengingatkan untuk siapa pun yang berada di belakang aktifitas tambang galian C di pintu tol Mandala agar tak terlalu jauh. Karena, menurut Uchok galian tersebut belum mengantongi izin, bahkan kata Uchok galian itu pernah ditutup oleh Satpol PP dan Polisi Militer. Selanjutnya kata Uchok, informasi yang dia dapatkan bahawa saat ini aktifitas dilakukan tersebut ada keterlibatan kepala desa. Kata Uchok, kalau memang demikian polisi perlu memeriksa kepala desa tersebut.
“Bagi yang terlibat dibelakangnya mending tak usah, karena bisa membahayakan jabatanya, infonya memang ada oknum anggota,” sebut Uchok.
Sebelumnya juga, aktifitas galian tersebut ditolak oleh ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten, Muhamad Yusuf. Menurutnya Usaha bidang pertambangan adakalanya menimbulkan resiko dan masalah yang sangat besar. Kata Yusuf, selain berisiko pada pekerja penambang itu sendiri juga berpengaruh pada dampak lingkungan hidup sekitarnya.
“Saya kira tokoh masyarakat, Lembaga Sosial dan media harus juga berperan dalam pengawasan pertambangan galian C di depan pintu tol Mandala ini agar tidak berdampak buruk bagi lingkungan. Jangan sampai nanti menelan korban jiwa, karena pernah terjadi sebelumnya,” kata ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Banten, Muhamad Yusuf.

