“Kesiapsiagaan bukan dimulai saat sirine berbunyi. Ia dimulai dari ruang-ruang keluarga, dari ruang kelas, dari forum pemuda, dan dari kegiatan seperti hari ini,” ujar politisi PKB yang dikenal vokal membela kepentingan rakyat di dapil Banten 1 ini.

Kegiatan ini disambut antusias oleh peserta, yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat, khususnya kalangan muda. Salah satu peserta, Nasrullah, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat.

“Kami jadi lebih paham bagaimana bersikap sebelum, saat, dan setelah bencana. Ini ilmu yang menyelamatkan,” tuturnya dengan semangat.

Kehadiran Ahmad Fauzi dalam kegiatan ini tidak hanya memberi pesan bahwa negara hadir, tetapi juga menegaskan bahwa kepedulian tidak hanya datang saat tangis dan puing, tapi juga saat masyarakat masih berdiri tegak dan ingin belajar menjadi kuat.

Dari Malimping, Fauzi menggugah bangsa: Jangan hanya jadi korban, jadilah bagian dari barisan penyelamat. Karena menyelamatkan manusia hari ini, adalah menyelamatkan masa depan Indonesia.