“Saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga dunia usaha untuk bersama-sama mendukung gerakan ini. Kita harus bergerak secara masif, terstruktur, dan terukur agar gerakan ini benar-benar memberikan dampak signifikan,” tambahnya.

Kepala Desa Pareang Cecep Suherman menyampaikan apresiasi kepada TP PKK dan jajaran Pemprov Banten yang telah peduli terhadap warganya. Ia menegaskan bahwa stunting merupakan masalah serius yang tidak bisa ditangani hanya oleh pemerintah desa

“Kami berterima kasih kepada Ibu Tinawati dan jajaran Pemprov Banten. Stunting tidak bisa diselesaikan hanya oleh perangkat desa saja, tetapi membutuhkan penanganan serius dari semua pihak, termasuk masyarakat. Kita rembuk, kita keroyok bersama-sama agar prevalensi stunting di Desa Pareang bisa ditekan,” ungkapnya.

Dikatakan, berdasarkan data desa, terdapat 34 anak stunting dan 60 keluarga berisiko stunting di Pareang. Pemerintah desa bersama kader posyandu rutin melakukan pemantauan tumbuh kembang anak serta memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna mendukung perbaikan gizi keluarga.