Teropongistana.com Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Arif Rahman, memberikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan kritis dalam rapat kerja Komisi IV bersama Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait rencana kerja dan anggaran KKP tahun 2026.

Arif Rahman, legislator asal daerah pemilihan Banten I (Lebak–Pandeglang), menyampaikan bahwa Fraksi NasDem mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, transformasi biru, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Namun, ia menekankan pentingnya evaluasi terhadap beberapa aspek, Jakarta komplek parlemen (3/9).

Arif menyoroti pagu anggaran KKP tahun 2026 yang ditetapkan sekitar Rp13 triliun. Dengan anggaran tersebut, KKP menargetkan produksi perikanan sebesar 25,4 juta ton dengan nilai ekspor US$6,2 miliar.

Iklan

“Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024, produksi perikanan tercatat 24,1 juta ton dengan ekspor US$5,9 miliar. Artinya target 2026 memang realistis, tetapi perlu percepatan yang lebih terukur, khususnya dalam peningkatan mutu produk, sistem penelusuran asal-usul, dan penetrasi pasar ekspor,” ujarnya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih
Selain itu, Arif juga menyoroti program Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dibangun di 250 lokasi dengan anggaran cukup besar.

“Program ini patut diapresiasi, tetapi perlu diingat bahwa 25 persen rumah tangga nelayan masih hidup di bawah garis kemiskinan. Kami ingin tahu kriteria seleksi lokasi, serta strategi agar kampung nelayan ini benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat setelah infrastruktur selesai dibangun,” tegasnya.