Selain itu, Ayep juga menekankan penerapan metode PDCA (Plan, Do, Check, Act) dalam manajemen bisnis. Perencanaan dilakukan dengan target terukur berbasis KPI, pelaksanaan mengacu pada rencana, hasil dibandingkan dengan target, lalu dilakukan evaluasi menggunakan metode PICA (Problem Identification and Corrective Action) dan analisis 5M (Man, Method, Machine, Material, Money).
“Tahap terakhir adalah Action, yaitu tindak lanjut yang dijadikan standar, sehingga siklus PDCA akan bergulir menjadi SDCA (Standard, Do, Check, Action),” terang Ayep.
Ia berharap strategi ini mampu mengubah kondisi BUMD dan BLUD yang selama ini “rapor merah” menjadi sehat dan menguntungkan, sehingga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Sukabumi sebagai pemegang kepentingan utama.
