Teropongistana.com Jakarta — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan yang pro rakyat. Pada September ini, pemerintah resmi menggulirkan stimulus ekonomi senilai Rp16,23 triliun yang menyasar sektor UMKM, dunia usaha, hingga generasi muda.

Stimulus tersebut mencakup insentif perpajakan, subsidi bunga, bantuan pangan, serta program magang berbayar bagi 20 ribu lulusan universitas di industri strategis. Skema ini diharapkan dapat memperkuat daya tahan ekonomi nasional, membuka lapangan kerja baru, dan mencetak sumber daya manusia muda yang siap bersaing di dunia industri.

Selain stimulus ekonomi, pemerintah juga meluncurkan berbagai program prioritas lain. Di bidang pendidikan, 500 unit Sekolah Rakyat ditargetkan rampung untuk memperluas akses bagi keluarga berpenghasilan rendah. Program Koperasi Desa Merah Putih akan membentuk 80 ribu koperasi dengan potensi penyerapan lebih dari 400 ribu tenaga kerja.

Sementara itu, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau lebih dari 15 juta anak dan mendapat apresiasi internasional. Pemerintah juga mendorong pembangunan rumah subsidi melalui dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk masyarakat menengah bawah, serta memperpanjang kebijakan PPh Final 0,5 persen untuk UMKM hingga 2026.

Di sektor pendidikan, pemerintah mempercepat rehabilitasi 10.440 sekolah serta meningkatkan kesejahteraan guru sebagai prioritas utama.

Dukungan terhadap berbagai program ini juga datang dari elemen masyarakat sipil. Dalam sebuah diskusi kebangsaan, Muhajir Sulthonul Aziz, Caretaker GERAK 08 Jawa Timur, menyampaikan apresiasinya.