Bapak Ajie mendesak Walikota Jaksel Anwar untuk membatalkan rencana relokasi yang merugikan para pedagang, terutama karena jarak perpindahan yang terlalu jauh. Selain itu, Abdi Rakyat menuntut agar Walikota mengganti kerugian yang dialami para pedagang.

“Mereka sudah belanja untuk dagang hari itu, lalu bangunan rusak juga,” tambah Ajie,

Selain itu, Abdi Rakyat juga menyoroti kerugian materil yang langsung dialami pedagang. Ia menekankan bahwa seorang walikota seharusnya memiliki solusi yang konstruktif, bukan hanya bertindak.

“dikit-dikit gusur dan relokasi, mana jauh pula pindahnya,” tegas Aji.

Abdi Rakyat berharap Walikota Jakarta Selatan dapat meninjau kembali kebijakannya, berempati terhadap nasib para pedagang kecil, dan mencari solusi yang lebih adil serta berkelanjutan tanpa harus mengorbankan mata pencaharian warga.