Teropongistana.comJakarta – Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) menyampaikan duka cita dan solidaritas mendalam atas bencana besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Berdasarkan laporan BNPB per 30 November 2025, jumlah korban meninggal telah mencapai 303 orang, dengan ratusan lainnya masih hilang, serta ribuan warga terpaksa mengungsi.

Banjir bandang, longsor, dan hujan ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir juga menyebabkan puluhan luka-luka dan melumpuhkan aktivitas di berbagai wilayah.

Sejumlah infrastruktur vital di tiga provinsi tersebut turut lumpuh, jalan-jalan utama terputus, jembatan runtuh, ratusan rumah hanyut, layanan kesehatan tidak berfungsi optimal, jaringan listrik padam including menara transmisi yang roboh di Aceh serta gangguan serius pada akses komunikasi dan internet.

Selain itu, Di beberapa titik bahkan dilaporkan terjadi penjarahan akibat keterlambatan bantuan dan kesulitan logistik yang tak kunjung teratasi.

Menyikapi situasi ini, Ketua Dalam Negeri EN-LMND, Redho Balau, menegaskan bahwa LMND secara resmi mendorong Pemerintah Pusat untuk segera menetapkan status Bencana Nasional. Menurutnya, skala kerusakan dan sebaran dampak lintas provinsi sudah jauh melampaui kemampuan penanganan pemerintah daerah.