Pertanyaannya, apa mungkin birokrasi yang selama ini terkenal lamban bisa tiba-tiba Responsif? Atau anggaran yang sering bocor bisa tetap  terjaga amanahnya?  Kalau iya, mungkin keajaiban itu lebih besar maknanya dari haji yang mabrur.

Santri Dapat Makan Gratis, Pejabat Dapat Apa?

Romo Syafii juga bilang program afirmasi seperti makan gratis dan cek kesehatan gratis untuk santri harus diperluas dan konsisten. Bagus sekali, santri senang perutnya kenyang. Tapi publik tentu berharap jangan sampai ada “program afirmasi tambahan” untuk pejabat berupa honor rapat, tunjangan kinerja, atau fasilitas perjalanan dinas yang lebih sering ke luar negeri daripada ke pondok dan buka-buka kitab kuning.

Nah, sngkatnya, Dirjen Pesantren ini ide cemerlang. Setidaknya secara politik, 11 juta santri bisa merasa lebih diperhatikan. Tinggal kita tunggu, apakah nantinya Dirjen ini benar-benar melayani pesantren atau justru jadi pesantren baru: mengaji anggaran, hafalan proyek, dan istiqamah dalam perjalanan dinas. Wallahualam bishawab. (Kei)