Dalam pelaksanaannya, Banser berkoordinasi erat dengan aparat kepolisian dan pihak pengamanan internal gereja. Koordinasi ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama rangkaian ibadah Natal berlangsung.
Aparat kepolisian menyambut baik keterlibatan GP Ansor dan Banser dalam pengamanan Natal. Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat keamanan dinilai sangat membantu dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.

Kehadiran Banser di lingkungan gereja juga mendapat respons positif dari jemaat. Banyak jemaat menyampaikan apresiasi atas kepedulian GP Ansor yang secara konsisten hadir menjaga keamanan dan toleransi antar umat beragama.
Jumain Acang menegaskan bahwa semangat toleransi dan kebhinekaan harus terus dirawat, terutama di Papua Barat Daya yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya.

“Keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.” pungkasnya
Dengan pengamanan yang dilakukan secara terpadu, GP Ansor Papua Barat berharap perayaan Natal 2025 di Kabupaten Sorong dan Kota Sorong dapat berjalan aman, lancar, dan penuh sukacita, serta semakin memperkuat persaudaraan dan persatuan di Tanah Papua. (Abdullah)






