Teropongistana.com Jawa Timur – Sebuah video yang memperlihatkan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) RSUD Dr Koesma Tuban yang sudah diresmikan rusak diterjang angin. Proyek yang menelan anggaran Rp 58,4 Miliar tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Tuban tahun 2025.

Hal tersebut membuat Direktur Eksekutif Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi angkat bicara, Selasa (14/1/2025)

Baca Juga PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Sabtu, 10 Januari 2026
Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

“Saya mendorong agar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur atau Kejagung untuk menyelidiki Proyek pembangunan gedung Instalasi Perawatan Intensif Terpadu (IPIT) RSUD dr Koesma Tuban yang menelan anggara sekitar Rp 58,4 miliar. Terutama perusahaan yang mengerjakannya dan dinas terkait harus diperiksa serta diminta pertanggung jawabanya,” kata Uchok Sky.

Uchok menyebut bahwa berdasarkan hasil investigasi yang dia dapatkan di lapangan bahwa dalam proses pengerjaanya memang proyek IPIT RSUD Dr Koesma Tuban dikerjakannya sempat molor dan mendapat banyak sorotan publik. Kata Uchok, dia juga mempertanyakan penyebab kenapa proyek gedung yang nilainya puluhan miliar setelah diresmikan, tetapi tak kunjung difungsikan.

“Iya sudah diresmikan tapi masih kosong dan belum digunakan untuk merawat pasien. Padahal, bangunan tersebut telah selesai dikerjakan, namun telah mengalami kerusakan seperti jendela yang rusak diterjang angin yang kembali membebani anggaran,” jelas Uchok.

Menurut Uchok, kondisi itu sebagai persoalan serius karena melibatkan dana publik dalam jumlah besar. Dikatakan Uchok, kerusakan pada bangunan yang tergolong baru menimbulkan kecurigaan terhadap kualitas proyek.