Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan, sejumlah inisiatif Junimart di bidang diplomasi ekonomi mampu mempererat hubungan dengan kalangan pengusaha Italia. Italia merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di Uni Eropa, dengan nilai perdagangan bilateral yang pada tahun 2024 tercatat menembus kisaran USD 3,9 miliar. Produk unggulan Indonesia seperti alas kaki, furnitur, tekstil, kopi, kakao, hingga produk perikanan memiliki pasar yang kuat di Italia.

“Dalam waktu singkat, KBRI Roma aktif memfasilitasi pertemuan bisnis, mendorong promosi produk Indonesia, serta membuka peluang investasi Italia di sektor manufaktur, energi terbarukan, dan industri kreatif di Tanah Air,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum Universitas Padjajaran ini menuturkan selain menjadi Dubes RI untuk Italia, Junimart Girsang juga memikul mandat rangkap sebagai duta besar RI untuk Republik Malta, Republik San Marino, Republik Siprus, serta perwakilan tetap Indonesia pada sejumlah organisasi internasional strategis seperti FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT. Peran tersebut sangat krusial di tengah isu global mengenai ketahanan pangan, perubahan iklim, dan reformasi hukum perdagangan internasional.

“Harapan kita Dubes Junimart dapat menjaga konsistensi kinerja, memperluas jejaring strategis, serta memastikan diplomasi Indonesia di Italia dan forum multilateral semakin berdampak nyata bagi kepentingan nasional. Fondasi awal sudah diletakkan dengan baik. Tinggal bagaimana keberlanjutan dan penguatannya ke depan,” pungkas Bamsoet.