Teropongistana.com Sorong – Perseteruan antara Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong dengan Yohanis Anggawan selaku orang tua MKA tampaknya makin panjang. Yohanis Anggawan akhirnya buka suara perihal anaknya yang tidak lagi mengenyam pendidikan di sekolah yang berlokasi di Jalan Misool, Kampung Baru, tersebut.

“Mungkin karena sikap saya yang sangat kritis terkait pembangunan hingga operasional sekolah, anak saya menjadi korban,” kata Yohanis Anggawan ketika mengungkapkan isi hatinya kepada sejumlah wartawan, Jum’at (16/1/2026).

Yohanis Anggawan membeberkan, pada tanggal 14 Mei 2025 dirinya mendapat pekerjaan di Bogor sehingga mengharuskan membawa serta istri dan dua anaknya yang masih kecil, termasuk MKA.

Sehari di Bogor, lanjut Yohanis Anggawan, anaknya yang paling kecil sakit. Karena tidak memiliki kerabat di Bogor, dirinya harus berangkat ke Surabaya dengan alasan memiliki rumah dan kendaraan di kota tersebut.

Dua hari dirawat di RS Mitra Keluarga Kenjeran Surabaya, ternyata anak bungsunya terkena virus. Saat yang bersamaan, anak saya K demam dan seketika itu juga saya periksakan di rumah sakit tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah empat hari menjalani perawatan, kedua anaknya dinyatakan sembuh. Namun sayangnya, di saat yang bersamaan istrinya justru sakit dan mengharuskannya dirawat di RS Mitra Keluarga Kenjeran Surabaya.