Teropongistana.com Jakarta – Matahukum menyampaikan sikap tegas terkait Program Makanan Bergizi (MBG) yang kini menjadi sorotan karena dampaknya yang dinilai membahayakan jiwa siswa di seluruh Indonesia. Pernyataan tersebut dikatakan Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir kepada awak media di Jakarta, Senin (26/1/2026)
“Kalau Prabowo siap mati karena persoalan korupsi di negeri ini, tapi saya pribadi sebagai Sekjen Matahukum siap mati demi menyelamatkan jiwa siswa seluruh anak negeri dari program MBG ini,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Media pada tanggal 26 Januari pukul 20.25 WIB.

Mukhsin juga menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab, khususnya Kepala MBG dan terkaitnya (BGN) harus mengambil tanggung jawab penuh, bukan hanya sekadar meminta maaf. Menurutnya, program yang seharusnya bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah justru telah menjadi ancaman serius.
“Program MBG sudah sangat membahayakan jiwa siswa, pemerintah harus segera mempertimbangkan kelangsungan MBG ini sebab sangat memperihatinkan. Ini menyangkut jiwa anak-anak sekolah di Indonesia,” jelasnya.
Menurut Mukhsin, program MBG dinilai sangat tidak tepat sebagai program kesehatan pendidikan karena diduga terdapat banyak campurtangan serta persaingan tidak sehat dalam pelaksanaannya. Hal ini dipercaya menjadi penyebab dampak buruk yang berujung pada korban jiwa di beberapa daerah.
“Apakah pemerintah mau rela melihat anak-anak jadi korban terus-menerus terenggut jiwa hanya karena program MBG diidealkan seolah menyehatkan gizi anak Indonesia, tapi kenyataannya menjadi ancaman horor jiwa bagi anak-anak kita sebagai penerus generasi bangsa ini?” tandasnya.




